MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS RENDAH

Materi Pembelajaran Pemulaan

 

Membaca permulaan merupakan tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal. Siswa belajar untuk memperoleh kemampuan dan menguasai teknik-teknik membaca dan menangkap isi bacaan dengan baik.

OLeh karena itu guru perlu merancang pembelajaran membaca dengan baik sehingga mampu menumbuhkan kebiasan membaca sebagai suatu yang menyenangkan.
Suasana belajar harus dapat diciptakan melalui kegiatan permainan bahasa dalam pembelajaran membaca. Hal itu sesuai dengan karakteristik anak yang masih senang bermain. Permainan memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan sosial anak.
Pembelajaran membaca di SD dilaksanakan sesuai dengan pembedaan atas kelas-kelas awal dan kelas-kelas tinggi. Pelajaran membaca dan menulis di kelas-kelas awal disebut pelajaran membaca dan menulis permulaan, sedangkan di kelas-kelas tinggi disebut pelajaran membaca dan menulis lanjut.

Pelaksanaan membaca permulaan di kelas I sekolah dasar dilakukan dalam dua tahap, yaitu membaca periode tanpa buku dan membaca dengan menggunakan buku. Pembelajaran membaca tanpa buku dilakukan dengan cara mengajar dengan menggunakan media atau alat peraga selain buku misalnya kartu gambar, kartu huruf, kartu kata dan kartu kalimat, sedangkan membaca dengan buku merupakan kegiatan membaca dengan menggunakan buku sebagai bahan pelajaran.

Pembelajaran membaca permulaan diberikan di kelas I dan II. Kedua tingkatan tersebut bersifat kontinum, artinya pada tingkatan membaca permulaan yang fokus kegiatannya pada penguasaan sistem tulisan, Tujuannya adalah agar siswa memiliki kemampuan memahami dan menyuarakan tulisan dengan intonasi yang wajar, sebagai dasar untuk dapat membaca lanjut .Pembelajaran membaca pemulaan merupakan tingkatan proses pembelajaran membaca untuk menguasai sistem tulisan sebagai representasi visual bahasa.

 

Berdasarkan kurikulum Pendidikan dasar ( 2004 ) materi pembelajaran membaca tertuang dalam kurikulum mata pelajaran bahasa Indonesia dan mengacu pada KTSP sebagai berikut :

 

Kelas I (Semester I )

  1. Persiapan (pramembaca)

Sebelum pembelajaran membaca dan menulis pemulaan diajarkan kepada siswa maka perlu diberikan persiapan pramembaca dan pramenulis. Adapun persiapan pramembaca tersebut sesuai yang tercantum dalam kurikulum

  • Tahap persiapan pada awal semester I, siswa diajarkan

-     Bagaimana sikap duduk yang baik

-     Cara meletakkan/ menempatkan buku di meja

-     Cara memegang buku

-     Cara membalik halaman buku yang tepat

-     Memperhatikan gambar atau tulisan

  1. Setelah pramembaca diajarkan :

-        Lafal dan intonasi kata dan kalimat sederhana ( menirukan guru )

-        Memperkenalkan huruf dalam kata dan kalimat secara bertahap sampai dengan 14 huruf.

-        Kata-kata baru yang menggunakan huruf yang sudah dikenal siswa.

 

Semester  2.

Pada semester ini  Siswa diajarkan :

  1. Lafal dan intonasi kata sudah dikenal dan kata baru ( huruf yang diperkenalkan 10 sampai 20 huruf )
  2. Puisi yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan usia siswa.
  3. Bacaan lebih kurang 10 kalimat ( dibaca dengan lafal dan intonasi yang wajar)
  4. Huruf capital pada awal nama orang, Tuhan, Agama.

 

Kelas 2

Semester 1.

-        Membaca nyaring ( 15 sampai 20 baris ) paragraph dengan lafal dan intonasi yang tepat dan wajar.

-        Kalimat – kalimat sderhana ( untuk dipahami isinya)

-        Huruf besar pada awal kalimat.

 

Semester 2

  1. Bacaan dengan kalimat –kalimat sederhana ( menggunakan huruf capital pada awal kalimat) untuk dapat dipahami isinya.
  2. Cerita anak-anak
  3. Dialog tentang suatu kegiatan ( menggunakan tanda baca )
  4. Puisi anak-anak (dibaca secara berkelompok)

 

Permainan juga dapat menjadi kekuatan yang memberikan konteks pembelajaran dan perkembangan masa kanak-kanak awal.Untuk memilih dan menentukan jenis permainan dalam pembelajaran membaca permulaan di kelas, guru perlu mempertimbangkan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran dan kondisi siswa maupun sekolah. Dalam tujuan pembelajaran, guru dapat mengembangkan salah satu aspek kognitif, psikomotor atau sosial atau memadukan berbagai aspek tersebut. Guru juga perlu mempertimbangkan materi pembelajaran, karena bentuk permainan tertentu cocok untuk materi tertentu. Misalnya, untuk ketrampilan berbicara guru dapat menyediakan jenis permainan dua boneka, karena dengan permainan ini dapat mendorong siswa berani tampil secara ekspresif.

 

 

SOAL :

  1.  Apa yang dimaksud dengan membaca pemulaan ?
  2. Bagaimana merancang pembelajaran membaca di SD ?
  3. Sebutkan tahap – tahap membaca awal di kelas rendah ?
  4. Mengapa pembelajaran membaca di kelas I dan II dikatakan bersifat kontinum ?

 

JAWABAN

  1. Membaca permulaan merupakan tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal.
  2. Pembelajaran membaca di kelas rendah  dirancang sesuai dengan kurikulum dan dipadukan dengan kreativitas sehingga mampu menumbuhkan kebiasan membaca sebagai suatu yang menyenangkan.Suasana belajar harus dapat diciptakan melalui kegiatan permainan bahasa dalam pembelajaran membaca. Hal itu sesuai dengan karakteristik anak yang masih senang bermain. Permainan memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan sosial anak.
  3. membaca permulaan di kelas I sekolah dasar dilakukan dalam dua tahap, yaitu:

-        membaca periode tanpa buku dan membaca dengan menggunakan buku. Pembelajaran membaca tanpa buku dilakukan dengan cara mengajar dengan menggunakan media atau alat peraga selain buku misalnya kartu gambar, kartu huruf, kartu kata dan kartu kalimat,

-         membaca dengan buku merupakan kegiatan membaca dengan menggunakan buku sebagai bahan pelajaran.

  1.  Karena pada tingkatan  ini, pembelajaran membaca permulaan fokus kegiatannya pada penguasaan sistem tulisan.

 

 

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: